Kemajuan fisik material di Desa Sindangsari berjalan selaras dengan pembangunan mental spiritual warganya. Kerukunan hidup umat beragama dan pembinaan karakter generasi muda menjadi fokus yang rutin digalakkan lewat berbagai kegiatan syiar Islam.
Sebagai contoh nyata, dalam momentum perayaan hari besar Islam seperti menyambut Tahun Baru Islam (1 Muharram), lingkungan desa selalu semarak dengan berbagai perlombaan keagamaan antar-kelompok pengajian. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi tinggi dari para tokoh agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) desa karena tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, melainkan wadah silaturahmi yang efektif untuk menguatkan nilai-nilai keislaman, kebersamaan, serta membentengi moral generasi muda agar berakhlak mulia.